Tags : Muhammadiyah

Artikel

Jebakan Katak dalam Kelola Tambang bagi Ormas

Permasalahan Ijin Usaha Pertambangan yang diberikan kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) keagamaan menjadi polemik baru di kalangan  pegiat agama dan lingkungan hidup. Setelah kritik keras atas kerusakan lingkungan hidup dan peran agama dalam mengatasi permasalahan tersebut mengemuka dalam  wacana Pilpres 2024 kemarin, dimana salah satu calon mengutip Laudato Si Seri-Dokumen-Gerejawi-No-98-LAUDATO-SI-1.pdf (dokpenkwi.org) tentang pertobatan ekologis, yang sesungguhnya ini dokumen gereja ini juga mengkritik dengan keras ketidakadilan sosial sebagai berikut, “adanya proposal internasionalisasi Amazon, yang hanya melayani kepentingan ekonomi perusahaan-perusahaan transnasional”, selanjutnya dokumen ini menyatakan” penyelamatan lingkungan yang sesungguhnya menjadi otoritas negara untuk memastikan bahwa setiap pemerintah melaksanakan tanggung jawabnya sendiri Read More

Artikel

Narasi Ekologi Islam Menurut Muhammadiyah (Telaah PHIWM dan Risalah Islamiyah

Di tengah krisis lingkungan yang melanda dunia, narasi ekologi Islam hadir sebagai oase pencerahan, menawarkan panduan berharga bagi umat manusia dalam membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan alam semesta. Narasi ini terukir indah dalam teks-teks Muhammadiyah terutama di Risalah Islamiyah Bidang Akhlak dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), menuntun umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, dalam menjalankan peran mulia sebagai khalifah di muka bumi.Read More

Ekoliterasi

Resolusi Jihad Ekologi

Dalam berjihad melawan nafsu perusakan bumi dan menghadang gerak percepatan krisis iklim kita meneladani mantra Emil Salim: hadapi krisis lingkungan seperti berperang (jihad lingkungan). Jihad ekologi artinya jihad melindungi bumi dari penghancuran total akibat keserakahan dan bencana ekologis akibat aktifitas ekonomi ekstraktif. Setidaknya ada tiga jenis jihad ekologi yang dapat kita jelaskan sebagaimana jihad dalam hasanah islam. Pertama, jihadul fikr atau jihad dalam wacana pemikiran dan gagasan ilmu. Kedua, jihadul nafs, jihad mencegah nafsu merusak bumi dan ketiga adalah jihadul maal yaitu jihad merelakan garta benda untuk memproteksi bumi anugerah ilahi ini layak dihuni untuk semua.Read More

Essai

Muhammadiyah dan Alam: Relasi yang Perlu Diperbarui

Muhammadiyah sebagai jangkar modernisasi agama punya persoalan sekaligus tanggungjawab moral spiritualnya. Pembaharuan faham keagamaan telah memanifeskan gap spiritual antara manusia dalam lingkungan hidup. Rasionalisme seolah membenarkan faham antroposentrisme di mana bumi dan isinya untuk sebesar besarnya hasrat akumulasi kapital bagi manusia. Rasionalisme keagamaan menghilangkan dimensi spiritualisme manusia dalam membangun relasi yang adil kepada sesama ciptaan-Nya. […]Read More