Artikel

Hari Bumi 2024, Saatnya Memperluas Solidaritas untuk Palestina

Di titik persimpangan antara Hari Bumi dan perjuangan Palestina, terdapat peluang untuk mengakui keterkaitan antara isu-isu lingkungan dan keadilan sosial. Dengan mengakui dampak yang tidak proporsional dari degradasi lingkungan terhadap komunitas yang terpinggirkan, termasuk warga Palestina, kita dapat berupaya mencapai solusi yang mendorong kesetaraan, ketahanan, dan keberlanjutan bagi semua.Read More

Artikel

Narasi Ekologi Islam Menurut Muhammadiyah (Telaah PHIWM dan Risalah Islamiyah

Di tengah krisis lingkungan yang melanda dunia, narasi ekologi Islam hadir sebagai oase pencerahan, menawarkan panduan berharga bagi umat manusia dalam membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan alam semesta. Narasi ini terukir indah dalam teks-teks Muhammadiyah terutama di Risalah Islamiyah Bidang Akhlak dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), menuntun umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah, dalam menjalankan peran mulia sebagai khalifah di muka bumi.Read More

Resensi

Resensi Buku: Dimensi Etis Perilaku Manusia Terhadap Lingkungan

Seperti yang ditunjukkan oleh penulis karya ini di bagian penutupnya (hal.171), tujuan utamanya adalah untuk mengeksplorasi “dimensi filosofis dan etika dari masalah lingkungan”. Ia berpendapat bahwa terdapat “hubungan langsung dan kuat antara masalah lingkungan dan pemahaman kita tentang alam” dan bahwa hubungan kita dengan “benda-benda alam” bergantung pada cara kita memahami dan mengkonseptualisasikan alam.Read More

Kabar pustaka

Pernyataan Sikap Universitas Islam Indonesia

Sejak awal pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tanda-tanda kematian demokrasi sudah terasa. Namun, saking halusnya tanda tersebut, tidak banyak yang merasakannya. Penciptaan segregasi sosial sejak 2014 hingga sekarang dengan label kadrun vs. kampret terbukti menjadi sarana ampuh untuk melumpuhkan struktur demokrasi. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikebiri. Pengkritik pemerintah dibawa ke meja hijau dan bahkan dijebloskan ke balik jeruji besi. Aktor masyarakat sipil dibayar menjadi loyalis sok sejati.Read More

Sastra

Di Negeri Ketakutan

Bagai lembaga penjara, di negeri ketakutan Pendidikan dikelola sebagai industri ketakutan Dengan birokrasi serba curiga, penuh ketakutan Dikontrol pejabat yang dihantui ribuan ketakutan Sekolah-sekolah mendikte buku teks ketakutan Murid-murid gemetar mengeja huruf ketakutan Pendidikan dibayangi rasa takut macam-macamRead More

Resensi

Catatan untuk Bedah Buku “Islam dan Lingkungan Hidup” Karya Syekh

Buku ini merupakan karya termutakhir, setelah buku Man and Nature, karya Seyyed Hossein Nasr (1968); buku Fiqhul Biah karya Muhammad Husain Surazi; buku Ri’ayatul Bi’ah fi Syariatil Islam, Karya Yusuf Qardhawi; dan buku Merintis Fikih Lingkungan Hidup, Karya Ali Yafie (2002); dan “Towards an Understanding of Environmental Ethic From A Qur’anic Perspective” karya Ibrahim Ozdemir. Ini di antaranya. Masih banyak yang lain.Read More

Artikel

Pernyataan Sikap: Solidaritas Akademisi Untuk Rempang

Pasca aksi mempertahankan tanah dan ruang hidupnya pada 11 september 2023, sebanyak 43 warga rempang ditangkap. Hingga kini persidangan masih berlangsung secara maraton. Ini jelas bentuk kriminalisasi, cara kekuasaan dan aparaturnya membungkam protes warga rempang. Dan cara-cara semacam ini sudah seringkali kita dapatkan, terutama di kantong-kantong proyek strategis nasional (PSN). Perampasan tanah rakyat ini membentang mulai dari Wadas, Poco Leok, Air Bangis, hingga Rempang. Kekuasaan mengkriminalkan warganya untuk membungkam protes atas proyek PSN. Read More

Resensi

Resensi Buku:“What Every Environmentalist Needs to Know About Capitalism”

Buku Fred Magdoff dan John Bellamy Foster yang terbit pada tahun 2011, “Apa yang Perlu Diketahui Setiap Ahli Lingkungan Hidup Tentang Kapitalisme” adalah bacaan penting bagi para ekososialis dan pecinta lingkungan hidup dari segala kecenderungan politik. Dengan tebal 160 halaman, buku ini mampu menggambarkan dengan baik bagaimana kapitalisme berhubungan langsung dengan degradasi ekologi dan mengapa penghapusan kapitalisme diperlukan untuk mencegah bencana ekologis. Tinjauan ini akan mencoba merangkum argumen mendasar buku ini dan argumennya mengenai ekososialisme. Buku ini membahas lebih dari yang dibahas di bawah ini, jadi pastikan untuk membaca keseluruhannya untuk informasi dan detail yang lebih berguna.Read More

Essai

Planet Rentan Lima Belas Tahun Kemudian

Tujuan awal dari The Vulnerable Planet , ketika pertama kali diterbitkan lima belas tahun yang lalu, adalah untuk memberikan analisis materialis sejarah singkat mengenai perkembangan krisis ekologi global, dimulai dari peradaban awal dan mengarah ke masyarakat kapitalis monopoli di akhir zaman. Abad ke dua puluh. Melihat kembali buku ini sebagaimana aslinya ditulis - dan pada edisi kedua yang diterbitkan lima tahun kemudian, dengan memasukkan beberapa perubahan kecil ditambah kata penutup - saya tidak melihat poin besar di mana analisis tersebut terbukti salah secara substansial atau di mana analisis tersebut diperlukan. revisi yang signifikan. Namun demikian, satu setengah dekade terakhir telah terjadi Read More