Ketika kita berfokus pada 'gaya' kritik dan bukan pada esensi atau respons terhadap kritik tersebut, kita akhirnya mencurigai orang yang mengkritik.Read More
Para nelayan miskin yang menggantungkan rezeki pada laut merasa sangat bersusah hati. Ibu-ibu nelayan terpaksa menjual simpanan emas mereka yang hanya satu atau dua gram demi menyambung hidup sehari-hari.Read More
Orang-orang mengorbankan hidup mereka dalam perjuangan politik yang menyakitkan, mati dalam perang saudara, atau disiksa di penjara rahasia Gestapo bukan demi menciptakan Surga yang nyaman, serba hangat, ber-AC, dan bercahaya lampu neon. Mereka melakukan itu karena menginginkan dunia di mana manusia saling mencintai, bukan saling menipu dan membunuh. Read More
Tulisan ini adalah kritik terhadap teologi kesejahteraan Muhammadiyah yang “dioret-oret” oleh saudara Azaki Khoirudin dan dimuat ulang oleh situs resmi Muhammadiyah (saya anggap itu aminan Muhammadiyah atas pemikiran penulis). Read More
Bogor – Rabu (10/12), Aliansi Mahasiswa Bogor berhasil salurkan paket bantuan berupa pakaian layak pakai dan bahan makanan untuk korban bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bekerjasama dengan SalamAid, salah satu lembaga kemanusiaan dan TNI AU Atangsanjaya, Aliansi Mahasiswa Bogor telah menyalurkan dan mendistribusikan bantuan tahap kedua ke daerah […]Read More
Jika Soeharto disebut pahlawan karena pembangunan dan stabilitasnya, maka siapa yang akan disebut korban dari stabilitas itu?Read More
Pembangunan PLTU Cirebon menimbulkan beragam respons masyarakat—antara dukungan terhadap pembangunan ekonomi dan penolakan atas kerusakan lingkungan.Read More
Rumah Baca Komunitas kembali menghadirkan ruang diskusi dan refleksi kritis melalui agenda "Reboan" nonton dan diskusi film dokumenter Dirty Vote 2, pada Rabu, 22 Oktober 2025 mulai pukul 18.00 WIB di Rumah Baca Komunitas.Read More
Dalam konteks ini Agamben menegaskan, normalisasi keadaan-darurat dalam rezim demokrasi telah menghapuskan perbedaan distingtif antara ‘keadaan-darurat’ dan ‘keadaan-normal’.Read More
Pikiran kritisnya Faiz enggak boleh dibungkam, enggak boleh dihilangkan, dan kemampuan menulisnya itu harus terus dipelihara.Read More