Pembangunan PLTU Cirebon menimbulkan beragam respons masyarakat—antara dukungan terhadap pembangunan ekonomi dan penolakan atas kerusakan lingkungan.Read More
Rumah Baca Komunitas kembali menghadirkan ruang diskusi dan refleksi kritis melalui agenda "Reboan" nonton dan diskusi film dokumenter Dirty Vote 2, pada Rabu, 22 Oktober 2025 mulai pukul 18.00 WIB di Rumah Baca Komunitas.Read More
Dalam konteks ini Agamben menegaskan, normalisasi keadaan-darurat dalam rezim demokrasi telah menghapuskan perbedaan distingtif antara ‘keadaan-darurat’ dan ‘keadaan-normal’.Read More
Pikiran kritisnya Faiz enggak boleh dibungkam, enggak boleh dihilangkan, dan kemampuan menulisnya itu harus terus dipelihara.Read More
Rabu malam (15/10), suasana Rumah Baca Komunitas (RBK) kembali dipenuhi perbincangan hangat dan reflektif. Tepat pukul 19.30 WIB, kegiatan rutin Reboan Diskusi Buku kembali digelar dengan menghadirkan sebuah karya penting berjudul “Dari Gerakan Sosial Menuju Pengakuan Hukum: Politik Hukum Hak Atas Tanah Masyarakat Adat Sibiruang Perspektif Lokal hingga Internasional” karya Mhd Zakiul Fikri.Read More
Buku ini relevan dengan fenomena sosial di Indonesia, di mana banyak masyarakat adat menghadapi kesulitan dalam memperoleh pengakuan hukum atas tanah ulayat mereka. Melalui pendekatan yang kritis dan analitis, Fikri menggambarkan bagaimana gerakan sosial dapat berkontribusi dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat adat di Indonesia.Read More
Bayangkan sebuah sungai. Airnya mengalir deras dari hulu, menyusuri lembah, membawa kehidupan bagi komunitas di sekitarnya. Lalu, suatu hari, sebuah perusahaan membangun pabrik dan membuang limbahnya ke aliran sungai itu. Air yang jernih menjadi keruh, ikan-ikan mati, dan warga pun jatuh sakit. Dalam sistem hukum kita yang berlaku, apa yang bisa kita lakukan? Biasanya, kita […]Read More
Korupsi dana haji bukan sekadar tindak pidana korupsi biasa, melainkan kejahatan yang merusak sendi moral dan spiritual bangsa.Read More
Haji Furodah Tidak ada tuntunan dan uswah dari Nabi saw dan para sahabat salaf saleh bahkan mengandung unsur kezaliman karena mengambil hak orang miskin yang telah antri 20 puluh hingga 30 tahun dan melahirkan diskriminasi dan ketimpangan sosial: hajinya orang miskin dan hajinya orang kaya. Karena yang ada di pikiran hanyalah keuntungan duniawi semata.Read More
Saya masih ingat betul ketika harga Pertalite naik dari Rp7.650 menjadi Rp10.000. Sebagai driver ojek online, kenaikan itu langsung memukul pendapatan saya. Saat itu Presiden menjanjikan akan ada tarif subsidi khusus bagi kami. Tapi janji itu tidak pernah benar-benar diwujudkan. Yang terjadi justru ironi, nama ojol dipakai pemerintah untuk membenarkan kebijakan, tetapi kesejahteraan kami tetap diabaikan. Rasanya seperti diundang di acara makan, tapi ujung-ujungnya disuruh bayar sendiri.Read More