Farid Gaban

Sticky
Essai

Gerakan Serayu Radikal

Pak Sukir menyeduh kopi. Dia menuang air panas, yang telah dia ukur suhunya dengan tepat, ke dalam cangkir berisi bubuk arabika. Sedikit demi sedikit, aroma kopi meruap dari cangkir. “Smooth aroma with a herbal aftertaste,” kata dia. Itulah kopi hasil panen Pak Sukir sendiri. Dia menanam kopi di lereng Gunung Bismo, salah satu puncak Dataran […]Read More

Artikel

Dana Wakaf, Katolik dan Koperasi

Ketimbang menyerahkan dana wakaf kepada pemerintah, umat Islam perlu belajar kepada jemaah Katolik dalam mengelola dananya sendiri. Dua tahun lalu, saya berkunjung ke Koperasi Keling Kumang di Sintang, Kalimantan Barat. Ini salah satu koperasi terbesar di Indonesia. Bermula dari credit-union, yaitu kerjasama simpan pinjam antar-jemaah yang dimotori oleh Gereja Katolik, Keling Kumang tumbuh menjadi usaha […]Read More

Artikel

Codot, Corona dan Normal Baru

Setahun sudah pandemi menghantui kita. Virus kecil ini telah memporak-porandakan banyak hal. Di samping kematian dan kehilangan, umat manusia dihadapkan pada kenyataan bahwa aktivitas sosial menjadi terbatas. Ekonomi berantakan. Pengangguran meluas, dan kesulitan hidup dikeluhkan orang di mana-mana. Mudah dipahami jika banyak orang berharap pandemi ini segera berlalu. Dan harapan besar terutama dipicu oleh adanya […]Read More

Artikel

Kritik atas Neoliberalisme dan Enam Strategi Pasca-Corona

Pandemics is a portal, a gateway between one world and the next. (Arundhati Roy) Krisis yang tertunda Bahkan sebelum wabah corona merebak, sudah banyak sinyalemen yang meramalkan dunia akan menghadapi siklus krisis ekonomi-keuangan besar 10- tahunan. Krisis sebelumnya terjadi pada 1988 (Black Monday), 1998 (Krisis Asia) dan 2008 (Krisis Mortgage). Semua krisis itu memperluas pengangguran […]Read More