Bumi makin tua, makin panas, dan makin tak berdaya. Terlbih, jika tangan-tangan penguasa yang seharusnya bisa mengendalikan kehancuran ini justru makin memperparah akibat salah kebijakan atas nama kesejahteraan–atas nama pertumbuhan berlebih yang tak pernah selesai sementara keterbatasan sumber daya alam membatasi keserakahan itu.

Bumi merupakan planet ketiga dari matahari yang merupakan planet terpadat dan terbesar ke lima dari delapan planet dalam tata surya. bumi juga merupakan planet terbesar ke empat planet kebumian tata surya, bumi terkadang disebut dengan dunia atau panet biru. bumi juga merupakan dataran yang luas dan memiliki sumber daya yang banyak, yang di butuhkan oleh manusia yang hidup di dalamnya. bumi terbentuk sekitar 4,54 milyar tahun yang lalu, dan kehidupan sudah muncul di permukaannya paling tidak sekitar 3,5 milyar tahun yang lalu. biosfer bumi kemudian secara perlahan mengubah atmosfer dan kondisi fisik dasar lainnya, yang memungkinkan terjadinya perkembangbiakan organisme serta pembentukan lapisan ozon, yang bersama medan magnet bumi menghalangi radiasi surya berbahaya dan mengizinkan makhluk hidup mikroskopis untuk berkembang biak dengan aman di daratan. sifat fisik, sejarah geologi, dan orbit bumi memungkinkan kehidupan untuk bisa terus bertahan. 

Bumi memiliki daratan dan lautan, hasil dari sumber daya tersebut di manfaatkan manusia sejak adanya manusia di bumi yang di ciptakan Allah untuk hidup di bumi. di bumi manusia memanfaatkan sumber daya yang terdapat pada bumi seperti Air, Minyak Bumi, Gas Alam, Batubara, pohon, Serta tumbuhan yang hidup di dalamnya, tetapi tidak sedikit pemanfaatannya adalah dengan memakai cara yang benar dalam mengelolanya. manusia terkadang mementingkan hal pribadi bagi dirinya  yang mana ia memperkaya diri sendiri dengan cara mengeksploitasi berlebihan sumbar daya alam yang ada di bumi, dalam hal ini bumi di gerus setiap saat tanpa adanya perbaikan dan perawatan yang semestinya adanya hubungan timbal balik antara manusia dengan bumi. sebab bumi telah memberikan fasilitas yang banyak terhadap manusia dengan adanya sumber daya yang ada pada bumi tetapi yang terjadi kurangnya timbal balik antara manusia kepada bumi dan kalau melihat usia bumi saat ini, bumi sudah tua dan butuh di perawatan oleh manusia yang ada di dalamnya.

Sebagai kasus yang saat ini terjadi di beberapa daerah di indonesia seperti : Sumatera Selatan khususnya di kota palembang (Tempat saya tinggal), Jambi, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, kalimantan barat & daerah indonesia lainnya, yang beberapa waktu lalu terjadi pembakaran lahan dan hutan yang ada pada daerah tersebut, di karenakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atas akibat yang di timbulkan dari pembakaran lahan tersebut, pembakaran lahan ini terjadi karena adanya keinginan pembebasan lahan untuk di tanami jenis tanaman yang memiliki hasil dan harga jual bagi oknum tersebut. pemerintah memang telah melakukan upaya dengan membuat hujan buatan, karena saat ini indonesia juga sedang mengalami masa kemarau panjang. akan tetapi hujan buatan yang di buat pemerintah tidak menghilangkan asap yang ada di kota palembang tempat saya tinggal, dari kabut asap tersebut masyarakat mengalami kerugian yang banyak yang di timbulkan dari adanya kabut asap seperti: sesak nafas, Jarak pandang yang berkurang, mata perih, debu-debu kotor berterbangan, serta mebuat iritasi pada bagian organ tubuh manusia.

Tak dapat dipungkiri bahwa kebakaran hutan dan lahan tersebut mengakibatkan proses pendidikan mulai dari TK, SD, SMP, SMA yang ada di kota palembang ikut terganggu, seluruh sekolah yang ada di palembang meliburkan siswanya  lantaran kabut asap yang makin tebal yang ada di palembang. akibat adanya kabut asap ini di khawatirkan oleh para guru dan orang tua murid siswa, kesehatan dari siswa tersebut karena memang dampak yang di hasilkan oleh adanya pembakaran hutan dan lahan ini memang benar-benar berbahaya bagi manusia, apa lagi pada anak kecil pastinya sangat sensitif terhadap asap yang menyelimuti atmosfer.

Dampak lainnya bagi pengendara jalan raya yang jarak pandangnya hanya beberapa meter, bisa mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas di akibatkan dengan gangguan jarak penglihatan. sedangkan di bandara jarak pandang pesawat mendarat dan lepas landas terganggu akibat tebalnya asap yang ada di kota pelembang, ada beberapa jadwal keberangkatan dari atau ke palembang menunda jadwal keberangkatannya di karenakan kabut asap yang tebal, ada juga yang berputar hingga 10 kali sebelum mendarat di sultan mahmud badaruddin 2 palembang lantaran alasan keselamatan penumpang yang ada di dalam pesawat. dalam penerbangan jelas sekali mengganggu aktivitas penerbangan dan juga merugikan pihak maskapai dan juga penumpang pesawat.

Selain dampaknya kepada manusia, kebakaran lahan dan hutan merusak ekosistem yang ada pada daerah yang terbakar beberapa kerusakan ekosistem hutan diantaranya adalah musnahnya flora dan fauna yang ada pada daerah yang terkena imbas dari pembakaran lahan, Kebakaran hutan dan lahan menyebakan tersebarnya asap dan emisi gas karbondioksida dan gas-gas lain ke udara yang berdampak pada pemanasan global dan perubahan iklim.Kebakaran hutan akan menyebabkan hutan menjadi gundul sehingga tak mampu menampung cadangan air saat musim hujan. Hal ini yang menjadi faktor terjadinya tanah longsor maupun banjir,Berkurangnya sumber air bersih dan menyebabkan kekeringan karena kebakaran hutan menyebabkan hilangnya pepohonan yang menampung cadangan air dan keberlanjutan hidup banyak biota.

Dari dampak yang di hasilkan akibat kebakaran hutan dan lahan tersebut dapat disimpulkan bahwa kebakaran hutan memiliki dampak yang berbahaya bagi manusia, tumbuhan dan hewan dimana makhluk hidup memerlukan bumi sebagai tempat tinggal dan sebagai tempat untuk hidup, dan bumi banyak menyediakan keperluan untuk keberlangsungan hidup manusia, tumbuhan, hewan untuk berkembang dan hidup dengan sehat. saya mengharapkan kepada pemerintah dan seluruh elemen masyarakat khususnya di sumatera selatan agar kiranya kita menindak sikap dengan tegas tentang terjadinya bencana alam yang melanda didaerah kita dan kita harus menindak tegas pelaku atau oknum-onum yang telah mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan yang ada di sumatera selatan, dan juga mendesak pemerintah agar kiranya dapat menghijaukan kembali lahan yang rusak setelah terjadinya kebakaran tersebut.

Kita sebagai masyarakat mulai membiasakan diri untuk merawat lingkungan sekitar kita agar kualitas lingkungan kita menjadi lebih baik dan dapat digunakan oleh anak cucu kita nanti. mari kita sebagai anak bangsa juga turut serta dalam merawat bumi yang sudah memberikan berbagai macam fasilitas terhadap kita.

Terakhir, bumi ini sudah tua dan sudah seharusnya kita merawat dan menjaganya, karena dia telah merawat kita dari kecil hingga kita sekarang dan itulah hubungan timbal balik antara orang tua kepada anaknya dan sebaliknya ada masanya orang tua di rawat oleh anaknya ini merupakan sebuah kejadian yang harus menjadi bahan muhasabah bagi kita semua atas jasa bumi terhadap kita manusia dan juga bumi merupakan perantara atas kenikmatan yang Allah berikan kepada manusia. karena sejatinya bumi ini telah sangat baik bagi manusia. Salam Hijau.

* Pengurus PD IPM Palembang

Komentar Pecinta RBK
Berbagi

About The Author

Ahlan Zulfikar

Pegiat Kader Hijau Muhammadiyah Sumatra Selatan

Kuy, Kepoin RBK

Dapatkan berita dan info terbaru dari Rumah Baca Komuitas
SUBSCRIBE
close-link