Ngaji Anak Kanoman
Sumber: Facebook.com/Sri Lestari Linawati
Oleh: Sri Lestari Linawati
Beberapa waktu kegiatan kampung ini pasif. Ada kegiatan lain, sibuk, dan lain-lain. Sedih dibuatnya.
Nah, kali ini kegiatan “Ngaji Anak Kanoman” dimulai kembali. Nekat saja. Bismillah. Apapun adanya, berapa pun yang hadir, tetap saja ngaji ya terus berjalan. Sendiri tidak masalah. Tidak perlu mengharapkan siapapun bila memang tidak ada yang mau membersamai.
Poster dibuat sebagai undangan. Disampaikan di WhatsApp Group (WAG) sebagai pemberitahuan dan permohonan bantuan pada tiap RT untuk sosialisasi. RT 01, RT 02, RT 03 dan RT 04. Amanah Takmir Masjid Nur Iman Kanoman adalah menyelenggarakan TPA di masjid.
Pendekatan kultural juga penting dilakukan. Budaya mengaji di masyarakat perlu dihormati dan dihargai. Ngaji yang dilakukan di rumah-rumah warga tetap saja berlangsung. Ini bisa dimaklumi karena seorang ibu memang sibuk luar biasa ketika anak-anaknya masih kecil-kecil. Mengajar mengaji pun dipilih yang sekira masih bisa ‘disambi’ momong anak-anak di rumah.
Apakah masjid akan kehilangan jamaah anak-anak? Tidak.
Mengaji di masjid merupakan salah satu alternatif kegiatan pendidikan dan hiburan bagi anak-anak Kanoman. Kondisi ini perlu disikapi dengan bijak oleh para pendidik. Materi pengajaran pun perlu disesuaikan dengan kebutuhan ini.
Hari yang dipilih Selasa. Waktunya, menjelang Maghrib hingga Isya’. Agendanya?
- Pembukaan, saling sapa.
- Shalat Maghrib berjamaah
- Mengaji.
Ada satu surat pendek yang dibaca. Tiap ayat dibaca, dicontohkan, dibaca bersama, tiap anak diminta membaca, dikoreksi guru.
Terjemah ayat dibacakan, ditirukan, diminta membacanya satu satu.
Membuat anak tertarik, mudah membaca, mudah menghafalnya, diperlukan teknik dan strategi pengajaran yang menyenangkan, menggembirakan, membahagiakan. - Shalat Isya’ berjamaah.
- Penutup. Pulang.
Selasa, 15 Oktober 2024 adalah ngaji pertama. Alhamdulillah, tiga anak telah hadir. Beberapa anak lainnya menyusul. Ada Faqia, Cinta, Amel, Zahwa, Nayla, Zura dan Jihan.
Ngaji kali ini lebih semarak dengan kedatangan kakak-kakak mahasiswa D3 Radiologi Unisa Yogya . Tiba-tiba ada mobil berhenti di depan masjid. Ternyata lima kakak berkenan hadir mendampingi Ngaji Anak Kanoman. Mereka tergabung dalam grup “Perempuan Penggerak Masyarakat”.
Tak ingin melewatkan kesempatan baik ini. Usai ngaji, kami semua menemani kakak-kakak untuk berkunjung ke Rumah Baca Komunitas. (RBK), LUKU dan BirruNA PAUD Berbasis Alam dan Komunitas.
Terima kasih kami sampaikan atas kepercayaan, doa dan dukungan Pak Dukuh, Pak RW, Bapak² Ketua RT, Takmir Masjid Kanoman dan segenap masyarakat dusun Kanoman, Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY.
Sumber asli:
https://www.facebook.com/share/p/xYF345C6QCzNiogv/?mibextid=oFDknk