Menyapa Rumahnya Manusia

Rumah Lama, Rumahnya Manusia. Dimana kalah itu di Tahuan 2012 hadir seorang pemuda dari Pulau Buru berjiwa polos tidak tahu tentang Gerakan Literasi itu seperti apa?

Kini tempat yang ia berdiri sekarang menjadi catatan sejarah dalam pergerakan Literasi, MUlai buka lapak baca gratis sampai di usir oleh petugas hingga mengendarai motor pustaka keliling Jogja dari kampung ke kampung, sampai touring literasi Lintas pulau dari Maluku, Pulau Seram, Wakatobi, PUlau Buton, Kota Palu, perbatasan Indonesia Malaysia sampai ke seluruh Tanah Jawa ia jelajahi.

Menjelajahi pulau dengan misi literasi sampai buka lapak baca gratis di atas kapal dalam perjalanan panjang. Dari tempat yang saya berdiri inilah saya berproses belajar mengenal Gerakan Literasi. Membuat ku tau tentang Gerakan Literasi. Dari sinilah saya sadar bahwa menjadi seorang motor penggerak Literasi tidak mudah, kita butuh orange yang berjiwa tulus mengabaikan diri tanpa batas. Hingga menjadi seorang motor penggerak yang tahan banting. #Literasi_Sampai Mati. [Laode Alimin)

Bagikan yuk

La Ode Alimin

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.