Gemuruh angin dan badai gelombang laut 
mengawali pertunjukan tarian iblis di negeri berkabut
api menyala dan menyambar ke setiap sudut 
bumi berguncang pertanda pertunjukan akan disebut….

Sang penguasa mulai memainkan perannya 
ada yang menjadi gemuruh angin, badai gelombang, api yang menyala 
hingga penduduk negeri semuanya tak bernyawa 
ulah ber-ulah penguasa negeri memainkan perannya
pertunjukan terus berlangsung 
hingga penduduk negeri semuanya terpasung 

Terpasung oleh lumpur lapindo yang tak berujung 
akhir sebuah cerita bertambah parah 
penduduk negeri sudah gerah dan juga lelah 
semua penduduk negeri mulai pasrah 
menunggu penguasa memperagakan tarian iblis pengisap darah.

Menteng Raya, 62 7/08/2010

*Puisi ini pernah dimuat dalam buku Yang Maha Membaca (RBK Press, 2018)

Komentar Pecinta RBK
Berbagi

About The Author

Ahmad Sarkawi

adalah Pegiat RBK & Pendidik di Bengkulu

Kuy, Kepoin RBK

Dapatkan berita dan info terbaru dari Rumah Baca Komuitas
SUBSCRIBE
close-link