Tarian Iblis Penghisap Darah

Oleh: Ahmad Sarkawi
Pegiat RBK & Pendidik di Bengkulu

Gemuruh angin dan badai gelombang laut 
mengawali pertunjukan tarian iblis di negeri berkabut
api menyala dan menyambar ke setiap sudut 
bumi berguncang pertanda pertunjukan akan disebut….

Sang penguasa mulai memainkan perannya 
ada yang menjadi gemuruh angin, badai gelombang, api yang menyala 
hingga penduduk negeri semuanya tak bernyawa 
ulah ber-ulah penguasa negeri memainkan perannya
pertunjukan terus berlangsung 
hingga penduduk negeri semuanya terpasung 

Terpasung oleh lumpur lapindo yang tak berujung 
akhir sebuah cerita bertambah parah 
penduduk negeri sudah gerah dan juga lelah 
semua penduduk negeri mulai pasrah 
menunggu penguasa memperagakan tarian iblis pengisap darah.

Menteng Raya, 62 7/08/2010

*Puisi ini pernah dimuat dalam buku Yang Maha Membaca (RBK Press, 2018)

Mari Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rumah Baca Komunitas

MEMBACA | MENULIS | MENANAM

---

Rumah Baca Komunitas merupakan perkumpulan independen yang mempromosikan pengetahuan, kerja kolaboratif dan emansipatif terkait isu perbukuan, komunitas, dan lingkungan hidup