Hari Kemerdekaan dan Tambang
Oleh: Trisno Raharjo
Agustus telah tiba
Ramai masyarakat berkumpul
Melaksanakan kegiatan Agustusan
Hari Kemerdekaan diperingati dengan meriah
Tarik tambang salah satu pilihan
Dua kekuatan berhadapan unjuk kekuatan
Siapa kuat menarik lawan kan menjadi pemenang
Tarik tambang menggembirakan warga
Ada yang berbeda Tahun ini
Tarik Tambang menjadi kajian Ormas keagamaan
Tambang batubara jatah ormas
Ada yang menolak namun ada pula yang menerima bahkan meminta
Remaja masjid yang tak lagi remaja sangat tertarik dan meminta
Belajar katanya, biar mampu mandiri dalam pengelolaan sumber daya alam yang baik
Belajar jadi penambang batubara
Bukankah, didaerah tambang ada Masjid
Sayang Hanya tambang batu bara sisa
Tapi masih dapat ditambang bila beruntung
Ia diberikan bak hadiah bagi ormas agama
Ramai masyarakat mengomentari ada yang setuju ada yang tidak
Meski menerima banyak yang sadar diri tak memiliki kempuan mengolah tambang
Tapi akan belajar cepat menambang
Belajar dari yang sudah kampium
Perlahan tapi pasti akan mampu ngelola katanya
Pantaskah ormas keagamaan masuk ke tambang dengan cara istimewa
Tentu tidak!
Tapi begitulah kemurahan hati penguasa
yang tak kuasa ditolak
Ormas Agama akan kelola batubara secara istimewa
Ada yang mengingatkan agar lingkungan diperhatikan
Tambang hijau wajib hukumnya bagi ormas keagamaan
Menjadi contoh menciptakan tambang batubara hijau
Semoga hijau kembali setelah ditambang
Bila tidak, akan malu muka sepanjang hayat.
Wadas, 13 Agustus 2024