Gus Dur dan Environmentalisme

Hamka pernah menulis dalam bukunya Pribadi Hebat bahwasanya meletusnya bom di Hiroshima dan Nagasaki –yang menjadi salah satu penanda kita memasuki abad nuklir- menjadi tonggak penting tumbuhnya kesadaran lingk...

Kuntowijoyo dan Environmentalisme

Nama Kuntowijoyo sudah tidak asing di mata akademisi maupun budayawan tanah air. Kuntowijoyo telah sukses melahirkan aneka karya dalam kategori fiksi dan non fiksi. Dalam bidang kajian yang digelutinya yakni se...

Ibnu Taimiyyah dan Environmentalisme

Nama Ibnu Taimiyyah dapat dikatakan telah dikenal luas di kalangan Muslim Indonesia. Ibnu Taimiyyah misalnya disebut sebagai tokoh yang menginspirasi lahirnya gerakan “reformasi islam” yang terkenal dengan slog...

Nasr dan Environmentalisme

Nama Lynn White mungkin tidak asing di kalangan para aktivis lingkungan, terkhusus yang berlatar belakang religius. Dalam artikelnya yang dipublikasikan pada tahun 1967 White membuat kesimpulan yang sangat “ber...

Cornelis Lay dan Environmentalisme

Tulisan ini secara khusus dimaksudkan untuk mengenang salah satu intelektual kenamaan Indonesia asal Universitas Gadjah mada (UGM) Cornelis Lay –dikenal dengan julukannya mas Conny- yang meninggal pada hari sel...

Said Nursi dan Environmentalisme

Sosok Said Nursi mungkin tidak asing di mata publik Indonesia, khususnya di kalangan umat Islam. Namanya disebut-sebut sebagai salah satu pihak yang gigih memperjuangkan pengubahan Hagia sophia kembali menjadi ...

Sardar dan Environmentalisme

Oleh: Nuruddin Al Akbar. Midas dalam mitologi Yunani adalah seorang raja yang mendapatkan kekuatan supranatural berupa mampu merubah apa saja yang disentuhnya menjadi emas. Pada awalnya sang raja begitu kagum dengan kemampuan barunya tersebut. Akan tetapi lama-kelamaan kekuatan barunya tersebut justru mencelakakannya karena bahkan untuk makan saja dia tidak mampu karena dia tidak dapat mencerna makanan yang secara otomatis menjadi emas ketika ia hendak mengambilnya.

Corona: Tinjauan Profetik

“Di balik kemajuan ilmu dan teknologi, dunia modern sesungguhnya menyimpan suatu potensi yang dapat menghancurkan martabat manusia...” (Kuntowijoyo “Islam Sebagai Ilmu”)   “The environmental crisis ...